9399
21 Maret 2010
Andari
Catatan yang kutulis untuk memperingati 35 tahun aku hadir di dunia ini
(diposting di Catatan FB-ku tgl 9 Maret 2010)
9399? Lucky number??? Hahaha…bukan…angka itu adalah tanggal ulang tahunku yang ke-24 yaitu 9 Maret 1999. Ada apa pada tanggal itu? Ingin tau?? Baca ini….
Sehari sebelum tibanya hari H…suamiku mendapat tugas menjadi panitia pada acara Munas PDGI (kalo ga salah…hihi luluping) yang diselenggarakan di Hotel Holiday Inn. Sebagai panitia, tau sendiri dong sibuknya seperti apa. Acara Munas itu berlangsung 2 hari yaitu tanggal 8 dan 9 Maret. Dan karena akan ditinggal bermalam di hotel, aku pun memilih untuk menginap di rumah mamah dengan si sulung, Tania, yang saat itu belum lagi genap setahun. Karena tau suamiku sibuk, pagi hari H pagi, aku tidak berharap mendapat ucapan selamat ulang tahun dari suamiku. Apalagi dengan adanya nasi kuning yang dibuatkan mamah, cukup menghiburku dari ketidakhadiran suamiku. Namun karena tanggal 9 malam, suamiku berjanji akan menjemputku untuk ikut menghadiri acara penutupan Munas, kupikir, pasti ucapan itu akan diberikannya nanti. Tunggu punya tunggu…malam pun tiba. Suamiku tiba, dan segera melihat ada nasi kuning di meja makan. Kupikir, pasti suamiku akan segera mengucapkan selamat ulang tahun untukku. Tapi apakah kalimat yang meluncur dari mulutnya? Sebuah pertanyaan, “Wah, ada nasi kuning, siapa yang ulang taun?” Jeng..jeng..jeng…dengan hati yang mulai dongkol, aku hanya duduk dan diam tidak menjawab. Almarhum kakak iparku, Mas Djuned, yang saat itu duduk di sebelahku, dan berulang tahun tepat sehari setelahku, menjawab,” Saya.” Dan suamiku pun dengan serta merta mengucapkan selamat ulang tahun pada mas Djuned, “Selamat…selamat…”. Tak tahan lagi, aku pun berlari ke dapur dan menangis. Melihat hal tersebut, suamiku bingung. Ada apa? Kenapa aku tiba-tiba lari dan menangis pula??? Dengan gemas, Mas Djuned berkata lagi,” Itu lho…bojomu yang ulang taun!” Oalaaaaaahhhh…baru suamiku sadar bahwa ia telah melupakan hari ulang tahun istrinya….dan apa yang terjadi selanjutnya….hehehe…tebak aja sendiri
……….
Entry Filed under: curhat,hikmah
Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to comments via RSS Feed
1.
didot |
22 Maret 2010 pukul 09:08
met milad mbak,kelewatan nih tanggalnya… terus ceritanya gantung begitu aja nih?? nangisnya berenti kan??
2.
fety |
22 Juli 2010 pukul 17:49
he..he..tapi setelah peristiwa itu, suami mbak andari tidak pernah melupakan ulang tahun mbak andari kan?
3.
Andari |
28 Agustus 2010 pukul 13:44
Ga dong