Fungsinya tak hanya satu….

17 November 2009 Andari

Tidak ada yang sia-sia dari apapun yang diciptakan Allah. Termasuk apa yang ada pada tubuh kita, dari ujung rambut hingga ujung kaki. Semua memiliki fungsi dan manfaat masing-masing. Salah satu contohnya adalah jari kita. Ketika semuanya lengkap, kita kurang menyadari pentingnya kelengkapan itu. Hingga jika satu saja jari kita terluka, baru terasa ada yang kurang. Dan, ternyata satu anggota tubuh tidak hanya memiliki satu fungsi. Itu terbukti dari pengalaman saya sendiri. Fungsi yang timbul dari spontanitas….

 

Fungsi pertama,
Menurut katanya, tubuh saya termasuk memiliki tinggi sedikit di atas rata-rata orang Indonesia pada umumnya. Meskipun untuk masuk sebagai peragawati, saya masih harus menambah tinggi beberapa centimeter lagi.
Suatu kali, saya berniat mandi dengan menggunakan air panas. Karena belum mempunyai water heater otomatis, jadilah untuk mendapatkan air panas, saya harus memasak air menggunakan panci di atas kompor. Setelah air panas siap, saya membawanya ke kamar mandi. Karena penerangan di kamar mandi tidak memadai, saya harus menyalakan lampu sebelum masuk ke kamar mandi. Dan karena kedua tangan saya sedang memegang panci, saya menekan tombol saklar lampu dengan menggunakan dagu. Spontan saja, tanpa berpikir dulu. Tiba-tiba ibu saya yang sedang duduk di dekat saklar, tertawa. Kata beliau,” Memang kalo orang tinggi itu enak ya..,dagu pun bisa dipake untuk nyalain lampu…”. Mulanya saya tidak menyadarinya. Tapi setelah saya diam sejenak, saya pun ikut tertawa. Memang, posisi saklar lampu tidak bisa dibilang rendah, tapi bagi saya itu juga tidak cukup tinggi sehingga dengan mudah dijangkau oleh dagu saya. Sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain yang tidak memiliki tubuh setinggi saya…

 

Fungsi kedua,
Bagi saya, kaki tak hanya berfungsi untuk menopang tubuh. Tapi memiliki fungsi lain yang mungkin tak umum dilakukan orang. Apa itu?
Saat akan mandi, saya selalu menggantungkan handuk saya pada gantungan yang tersedia di kamar mandi. Namun, kadang-kadang, saat menggantungkan handuk, handuk tidak tersangkut dengan baik pada gantungan sehingga jatuh ke lantai. Kejadiannya yang begitu cepat, membuat saya tidak sempat berpikir dan untuk mencegah handuk menyentuh lantai yang basah, secara spontan, saya ayunkan kaki untuk menangkap handuk itu. Dan HAP, handuk pun terselamatkan. Suatu kali, lagi-lagi, saya hendak mandi menggunakan air panas, dan lagi-lagi air panas tersebut harus saya masak di panci. Ketika air panas telah siap, saya membawanya ke kamar mandi, tetapi tidak langsung saya tuangkan di ember melainkan saya letakkan di tepi bak mandi. Namun, saat itu saya meletakkan panci terlalu tepi, sehingga posisinya tidak kokoh, dan panci pun bergerak akan jatuh ke lantai dan pasti airnya akan tumpah. Dan tahukah anda, jurus spontan saya untuk menangkap handuk pun secara refleks saya keluarkan untuk menahan panci…dan alhasil??? YA…air panas yang tumpah itu dengan suksesnya menyiram kaki saya……

Entry Filed under: Obrolan...

2 Comments Add your own

  • 1. nakjaDimande  |  18 November 2009 pukul 10:33

    bilangin sama kakinya, agar reflek pada saat yang tepat 🙂
    **trus sekarang sudah sembuh kakinya?

    • 2. Andari  |  19 November 2009 pukul 05:55

      kejadiannya waktu Nia umur setaun Bun…jadi sekarang udah ga ada bekasnya…untung tau ilmunya supaya kulit ga melepuh kalo kesiram air panas atau minyak panas…disiram aja dengan air dingin…jadi waktu itu kulit hanya memerah n terasa panas sehari…udah itu sembuh deh.. :)) …


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Laman

Kategori

Kalender

November 2009
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Most Recent Posts

 
%d blogger menyukai ini: