“Harganya murah lho….”

1 Desember 2009 Andari

Saya ga tau judul dan isi pada tulisan saya kali ini nyambung apa ga. karena sejujurnya saya bingung harus men’judul’inya apa… 😀

Kisah satu,
Suatu hari ibu A membeli pakaian di toko “Cantik”. Setelah bersusah payah menawar, ibu A berhasil mendapatkan pakaian yang disukai dengan harga yang cukup murah menurutnya. Ia pun pulang dengan hati bahagia. Sesampai di rumah, ibu B datang. Dan ibu A bercerita pada ibu B kalau ia baru saja membeli pakaian yang sudah ia idam-idamkan sejak lama. Ketika melihat pakaian itu, ibu B bertanya pada ibu A, harga dari pakaian itu. Dan dengan bangga karena berhasil dalam tawar menawar, ibu A menyebutkan harganya. Mendengar harga tersebut, ibu B berkata bahwa di toko “Modis”, harga pakaian tersebut lebih murah dari harga tersebut. Bahkan tanpa perlu bersusah payah menawar. Seketika ibu A menyesal karena merasa telah membeli dengan harga “kemahalan”.

Kisah dua,
Ibu A pergi dengan ibu C ke sebuah toko pakaian (lagi-lagi pakaian :D).
Ibu C bermaksud membeli sebuah sweater. Kebetulan, di toko tersebut sedang ada obral sehingga ibu C bisa mendapatkan 2 buah sweater dengan hanya 215 ribu. Padahal kata pemilik toko, sebelumnya harga satunya saja sudah hampir 200 ribu. Sebenarnya ibu C hanya membutuhkan satu sweater tapi karena tergiur oleh promosi yang ditawarkan, akhirnya ibu C membeli 2. Pulanglah ibu C dengan perasaan bahagia karena berhasil memperoleh 2 buah sweater yang seharusnya seharga hampir 400 ribu dapat diperolahnya hanya dengan 215 ribu saja.

Kisah 3,
Ibu A pergi dengan teman-temannya ke suatu pusat pertokoan yang terkenal dengan harganya yang murah-murah. Secara tidak sengaja, ibu A melihat sweater dengan model yang sama persis dengan yang dibeli ibu C. Iseng, ibu A bertanya pada pemilik toko, harga sweater tersebut. Dan harganya hanya 125 ribu dan belum ditawar (kalau kita pintar menawarnya, kita bisa mendapatkan harga yang jauh dari harga itu).

Kalau sahabat pembaca pikir, kira-kira apa yang akan dilakukan oleh ibu A? Apakah ia akan memberitahukan kepada ibu C harga sweater yang sebenarnya, seperti yang dilakukan ibu B? Jika ibu A memberitahu ibu C, kira-kira bagaimana perasaan ibu C?


Entry Filed under: Obrolan...

6 Comments Add your own

  • 1. Abdul Cholik  |  1 Desember 2009 pukul 13:48

    Rasa cinta pasti ada
    Pada makhluk yang bernyawa
    Sejak dulu hinggi kini
    Tetap suci dan abadi
    Tak kan hilang selamanya
    Sampai datang akhir masa
    (Lagu Renungkanlah, ciptaan dan dinyanyikan siapa ya,lupa…)
    ——–
    Apakah anda mempunya rasa cinta ? Jika ada tuangkanlah dalam puisi dan daftarkan pada acara PARADE PUISI CINTA di http://abdulcholik.com/acara-unggulan/acara-unggulan-parade-puisi-cinta
    Sahabat yang lain sudah disana semua,tinggal menunggu puisi anda. Hadiahnya menarik lho, maka segera ikuti acara unggulan ini.
    Salam hangat dari Surabaya

    • 2. Andari  |  2 Desember 2009 pukul 05:50

      weleh..weleh..weleh…puisi ya Pakde…???? mmmm…:D ….(garuk2 dengkul..)

  • 3. nakjaDimande  |  1 Desember 2009 pukul 15:25

    aih, ibu C kan banyak duitnya.. beliau pasti ga masalah.. anggap saja beramal pada yang berdagang, hehhhhee.. **ibu C itu bukan aku, krn aku ga punya duit banyak 😛

    • 4. Andari  |  2 Desember 2009 pukul 05:54

      walaupun punya duit banyak…sekali ibu2..teuteeeup ibu2…mendapatkan barang sebanyak-banyaknya dan sebagus-bagusnya dengan pengeluaran sekecil-kecilnya malah kalo bisa gratis masih minta bonus pula…(geleng2 kepala…menggelengi diri sendiri 😀 )

  • 5. echi  |  4 Desember 2009 pukul 08:47

    ..sebel jg kalau pedagang nawarin dengan harga 10rb trus kita tawar dengan harga 5rb..eh langsung dikasih….beteee..!salah nawar gw..

    • 6. Andari  |  5 Desember 2009 pukul 09:33

      betul…betul…betul….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Laman

Kategori

Kalender

Desember 2009
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Most Recent Posts

 
%d blogger menyukai ini: