Yang Terlupakan…

6 Desember 2009 Andari

Aku hanyalah rumput liar di tepi jalan

Yang terlewati dan hanya sekilas dipandang

Satu ketika rumput liar berbunga indah

menarik musafir untuk menepi

Sejenak memandang

menikmati bunga yg sedang mekar

Namun berapalah lama bunga menebar pesona

Akhirnya layu dan kering

Musafir kembali berjalan

Meninggalkan rumput liar tanpa arti

Entry Filed under: yang katanya puisi

6 Comments Add your own

  • 1. nakjaDimande  |  8 Desember 2009 pukul 10:41

    rumput liar yang indah, bila ku mau berhenti sejenak dan menatapnya lebih dalam..

    • 2. Andari  |  10 Desember 2009 pukul 04:12

      Yang sejenak, jika penuh makna takkan pernah terlupakan….

  • 3. Aribicara  |  9 Desember 2009 pukul 07:23

    Jadilah bunga seribu tahun yang takkan pernah layu di terma berjuta musim 🙂

    • 4. Andari  |  10 Desember 2009 pukul 04:56

      Tapi penuh kepalsuan karena dibuat dari plastik… 😀

  • 5. ani  |  19 Desember 2009 pukul 16:52

    suatu hari kutemukan, bunga di tepi jalan…
    siapa yang menanamnya, tak seorangpun mengingat…
    bunga di tepi jalan alangkah indahnya….
    tampilan blog yang maniez…

    • 6. Andari  |  23 Desember 2009 pukul 06:34

      Hai…senang melihat Ani di sini…
      yang sesekali muncul memang indah dan dinanti…
      sering-sering main ke sini yaa…

      Salam maniez….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Laman

Kategori

Kalender

Desember 2009
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Most Recent Posts

 
%d blogger menyukai ini: